Verifikasi CPCL Pala & Kakao di Bolmong Timur
Tutuyan, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melaksanakan verifikasi data sertifikasi dan pengawasan perbenihan perkebunan, Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) untuk komoditas pala dan kakao di wilayah tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Boltim pada hari Selasa (1/9).
Kegiatan verifikasi ini disambut langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boltim, Siti Aisyah Buntuan, serta didampingi oleh Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan, Jaka Manangin, Kehadiran pimpinan daerah menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan ketepatan data dan kelancaran program perbenihan perkebunan di wilayahnya.
Berdasarkan hasil CPCL yang telah disusun, Kabupaten Boltim mengajukan dua sasaran kegiatan utama, yaitu perluasan tanaman kakao seluas 200 hektare serta rehabilitasi tanaman pala seluas 400 hektare. Pengajuan ini mencerminkan potensi besar kedua komoditas unggulan perkebunan tersebut bagi perekonomian masyarakat setempat.
Kepala Bidang Perkebunan menjelaskan bahwa seluruh dokumen CPCL terkait kedua komoditas tersebut telah diajukan secara resmi melalui sistem elektronik bantuan pertanian (e-Banper). Langkah ini menjadi bukti tertib administrasi sekaligus memudahkan proses pemantauan dan penyaluran bantuan secara transparan dan akuntabel.
Selain verifikasi data administrasi, tim BRMP Sulut juga turun langsung melakukan verifikasi lapangan ke lokasi calon perluasan tanaman kakao. Lokasi yang ditinjau berada di Kelompok Tani Inalom Jaya, Desa Tutuyan II, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Boltim dengan luas lahan mencapai 10 hektare.
Di lokasi tersebut, tim memeriksa kesesuaian kondisi lahan, ketersediaan sarana pendukung, serta kelayakan teknis sebagai calon lokasi penanaman kakao. Verifikasi lapangan ini menjadi tahapan krusial guna memastikan bahwa rencana perluasan tanaman dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan hasil yang optimal.
Verifikasi lapangan juga menjadi sarana dialog antara tim BRMP, pemerintah daerah, serta kelompok tani penerima manfaat. Hal ini memungkinkan adanya identifikasi dini terhadap potensi kendala sekaligus upaya solutif yang dapat dilakukan sebelum penyaluran bibit dilaksanakan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pengawalan menyeluruh yang dilakukan BRMP Sulut terhadap setiap tahapan program hilirisasi perkebunan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar setiap program tepat lokasi, tepat sasaran, dan tepat manfaat bagi petani.
Melalui kegiatan verifikasi ini, BRMP Sulut kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas dan akurasi data program perbenihan perkebunan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat realisasi penyaluran bibit sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani pala serta kakao di Boltim.